Posted by : Unknown Rabu, 31 Oktober 2012

PENCIPTA LAGU KEBANGSAAN SINGAPURA TERNYATA ORANG INDONESIA


Ternyata, orang Indonesia pada zaman dahulu banyak juga berpengaruh terhadap negara Singapura. Buktinya, seperti presiden pertama Singapura ternyata adalah orang Indonesia dan kali ini kita akan membahas tentang orang yang menciptakan lagu kebangsaan orang Singapura.

Zubir Said adalah seorang penggubah musik untuk film dan juga pencipta lagu kebangsaan Singapura, "Majulah Singapura". Ia lahir di Bukittinggi, Indonesia, pada tanggal 22 Juli tahun 1907. Ia dipercaya telah menggubah kurang lebih 1.000 buah lagu.

PESERTA PELATIHAN MEDIA CORP ASAL Indonesia terperangah dengan penjelasan Menteri Negara Senior Urusan Luar Negeri Singapura, Zainul Abidin Rasheed. Di tengah kunjungan peserta pelatihan ke Istana Kampong Gelam Singapura, Senin, Zainul yang berdiri di samping sebuah patung manusia menjelaskan asal-usul patung tersebut. Menurut Zainul, itulah patung Zubir Said, pencipta lagu kebangsaan Singapura yang berasal dari Indonesia (Minang).

Kantor berita Antara, sayangnya tak menjelaskan bagaimana keterkejutan para peserta pelatihan asal Indonesia mendengar penjelasan Zainul itu kecuali hanya mengutip pernyataan Zainul. Menurut Zainul, Zubir Said telah memberikan kontribusi yang sangat berarti atau fundamental bagi Singapura yang didiami warga negara dari multi bangsa. Itu saja.

Bagi sebagian orang termasuk para peserta pelatihan itu, informasi Zainul mungkin memang mengejutkan meskipun berita itu sudah lama diketahui oleh sebagian yang lain. Dua tahun lalu, dalam acara yang sama yang juga mengundang peserta dari Indonesia, Zainul sebetulnya juga sudah menjelaskan hal serupa. Namun penjelasan Zainul tak terlalu menarik perhatian orang, rupanya, hingga muncul berita seperti di Antara pada 12 Mei 2008.

Siapa Zubir Said? Lahir di Bukit Tinggi pada 22 Juli 1907, Zubir adalah anak dari Mohamad Said bin Sanang. Zubir baru berusia 7 tahun ketika ibunya meninggal dunia. Saudaranya berjumlah delapan; 3 laki-laki dan 5 perempuan. Sejak masa kanak, bakat Zubir bermain musik sudah terlihat ketika dia misalnya diketahui sangat piawai memainkan suling, gitar dan drum. Tak ada yang mengajari Zubir melainkan semuanya merupakakan bakat alam.

Sebelum merantau ke (pulau) Singapura pada 1928, Zubir diketahui pernah bersekolah di Belanda. Panggilan hatinya untuk bermusik, membuatnya meninggalkan Belanda meskipun pilihannya itu ditentang oleh sang ayah. Di Singapura, dia bergabung dengan Grup Bangsawan, sebuah kelompok opera yang para pemainnya berasal dari bangsa Melayu. Di kelompok itu Zubir tak bertahan lama, karena dia kemudian memutuskan bekerja untuk perusahaan rekaman His Master’s Voice pada 1936. Di perusahaan itulah, Zubir bertemu dengan Tarminah Kario Wikromo, perempuan Jawa yang dikenal sebagai penyanyi keroncong yang pada 1938 dipinangnya sebagai istri.

Zubir sebetulnya sempat pulang dan menetap kembali di Bukit Tinggi setelah menikah. Dia baru kembali ke Singapura pada 1941 dan terus menetap di sana hingga meninggal pada 1987. Masa kedua kehidupannya di Singapura, dia lewatkan dengan bekerja pada surat kabar Utusan Melayu sebagai fotografer dan penulis paruh waktu. Tujuannya semata agar dia punya kesempatan lebih banyak untuk bermain musik dan menuliskannya di surat kabar.

Karir musik Zubir mulai mentereng ketika pada 1957, untuk kali pertama karya musiknya dipentaskan untuk umum di Victoria Teater. Pada tahun berikutnya, Dewan Kota Singapura menetapkan salah satu komposisi Zubir sebagai lagu resmi kota Singapura. Lagu berjudul Majulah Singapura itulah yang belakangan kemudian ditetapkan menjadi lagu kebangsaan Singapura ketika negara itu merdeka pada 9 Agustus 1965.

Sebelum kemerdekaan Singapura itu, Zubir sudah mencipta beberapa lagu termasuk untuk soundtrack film yang dibuat oleh Cathay Keris. Salah satu lagu yang dibuat Zubir untuk film Dang Anom bahkan memenangi penghargaan Festival Film Asia ke-9 di Seoul, Korea Selatan pada 1962. Beberapa komposer dan pengamat musik menilai karya Zubir sebagai lagu Melayu yang sebenarnya karena musiknya banyak berkaitan dengan sejarah dan nilai-nilai Melayu terutama Minang dan membangkitkan semangat kebangsaan pada 1950.

Sebelum penyakit kuning menderanya hingga dia meninggal pada 16 November 1987, Zubir diketahui telah membuat karya musik hingga 1.500 judul. Lagu-lagu itu belum seluruhnya dipublikasikan karena Zubir terlalu serius mengajar seniman-seniman muda tentang seni musik daripada mengurusi rekaman lagu-lagunya. Lagu-lagu ciptaan Zubir yang terkenal antara lain, Sang Rembulan, Sayang Disayang, Cinta, Selamat Berjumpa Lagi, Nasib Malang, Anak Daro, Setangkai Kembang Melati, dan Kumang dan Rama-Rama.

Sejak 2003, pemerintah Singapura merenovasi Istana Kampong Gelam. Itulah istana peninggalan Sultan Ali, anak Sultan Hussein Shah dari Kesultanan Johor-Riau, yang dibuat pada lebih kurang 167 tahun silam. Sebelum diresmikan sebagai museum dan dibuka untuk umum pada 4 Juni 2005, renovasi istana menelan Sin $ 17 juta. Zainul adalah wakil ketua Yayasan Warisan Malaysia yang antara lain membawahi Istana Kampong Gelam. Istana yang terletak di Taman Warisan Melayu Singapura itulah, antara lain dipajang patung Zubir Said.

Setiap tahun, Singapura mengundang para wartawan termasuk dari Indonesia untuk mengunjungi istana tersebut tapi rupanya wartawan dari Indonesia yang kali ini datang ke sana, baru kali ini tahu bahwa pencipta lagu kebangsaan Singapura Majulah Singapura adalah Zubir Said, orang Indonesia berdarah Minang. Belum ada penjelasan, apakah Zubir meninggal sebagai warga negara Singapura, atau tetap berkebangsaan Indonesia.

5 Hal Unik yang Bisa Anda Temukan di Singapura


Hanya di Singapura, Anda bisa kehilangan S$ 100 sebelum berada di dalam kasino, mengantri dua jam untuk bubble tea, dan bergabung dengan agen kencan yang dikelola pemerintah.
Kita semua tahu tentang pendingin ruangan Singapura, mal-mal, pusat jajanan (hawker), denda untuk membuang sampah sembarangan dan membawa durian. Namun tahukah Anda bahwa Singapura juga memiliki agen kencan yang disponsori oleh pemerintah dan Hotel Merlion? Berikut ini adalah lima fakta unik lainnya tentang negara-kota ini.
1. Antrian panjang bubble tea
Kami tidak pernah melihat antrian seperti ini sejak Hello Kitty muncul di McDonald’s. Toko bubble tea trendi seperti Koi, Gong Cha dan I Love Taimei benar-benar menangguk untung besar dari para penyuka bubble tea yang rela antre sampai dua jam untuk mendapatkan minuman favorit mereka.

2. Kafe pelayan
Gadis-gadis ini mengenakan bulu mata palsu, bermata besar seperti Bambi, dan kostum pelayan Perancis versi Jepang di Akibanana Café and Bar (Tanjong Pagar Road 108, +65 6222 2087) demi memenuhi setiap keinginan Anda.

Para Meido-san ini akan menyuapi Anda, merapikan kuku, bahkan memberi pijatan.
3. Hotel Merlion
Patung berbentuk setengah ikan, setengah singa ini menjalani transformasi dari tanggal 7 Februari sampai 9 Maret menjadi sebuah kamar hotel sementara untuk menerima tamu yang akan bermalam.

Seakan Merlion tidak cukup dipermalukan, kini sebuah hotel pun didirikan atas namanya.
4. Bea masuk S$ 100 untuk kasino
Singapura adalah satu-satunya negara di dunia yang menerapkan bea masuk ke kasino bagi penduduk lokal — sesuatu yang sangat absurd.

Banyak penduduk setempat yang sudah ditahan, didenda, dan bahkan dipenjara karena menggunakan izin kerja orang asing untuk mencoba masuk ke kasino tanpa membayar bea masuk.
5. SDU = Single, Desperate, Ugly?
d
Oh salah, maksudnya Social Development Unit, sebuah agen pencari jodoh yang disponsori pemerintah. Bersiap-siaplah menerima undangan keanggotaan eksklusif (dengan biaya tahunan S$ 10) dari SDU jika Anda berusia di atas 30 tahun dan masih melajang.

Jembatan Unik Milik Singapura Yang Memikat

Jembatan Unik Milik Singapura dan Terpanjang di Singapura (istimewa)
GriyaWisata.com - Para turis biasanya mengunjungi tempat - tempat wisata yang indah dan tempat - tempat yang memiliki sejarah kota yang unik serta memiliki kontrusi bangunan yang unik.

Seperti halnya di Singapura membagun sebuah jembatan yang unik, dengan kontruksi bangunan yang unik tersebut banyak para turis ingin berkunjung ketempat tersebut.

Tidak seperti jembatan yang lain yang memiliki kontruksi bangunan secara mendatar, jembatan berkelok itu biasa tapi jika berkeloknya kebawah itu merupakan hal yang luar biasa.

Seperti halnya dengan Henderson Waves yang ada disingapura, struktur bangunannya yang berkelok ke bawah memberikan keunikan pada jembatan tersebut.

Panjang dan tujuan jembatan ini 300 meter ke taman dii Mount Faber dan Telok Blangah Hil dan dengan tinggi 36 meter atau 12 lantai dari jalan, merupakan jembatan yang tertinggi di Singapura.[ad]

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Translate

share it

Like yah fren.... by : Xpress2 Smile U Don`t Cry....
Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Xpress2 - Axiolus.blogspot.com SMILE U DON`T cry....

Daftar Blog Saya

Sekolah terbaik Kuningan

Jadwal solat

Welcome

Spenda Kuningan CREW

Total Tayangan Halaman

Masih loading bro... sabar ya...
Widget by Blogger Bugis

Fb

Like Yah Fren....

Blogger news

!-- Top Commentators Cloud Start.-->
Get widget

Jam

Sms free

Jumlah Komentar

Widget Sumber : http://Axiolus.blogspot.com dan http://spectarius.blogspot.com Like yah... Smile U Don`t Cry...

Slide Show

Widget Slideshow

Warna Background

Cursor

Ada teks yang mengikuti kursor anda Jadikan blog ini blog Favorit anda Smile u don`t cry... Xprss2

Like

Like Yah Fren....
Powered By Blogger

Do not COPY

Maaf...... Halaman/blog ini tidak untuk di copy, maka anda tidak bisa klik kanan, Visit http://spectarius.blogspot.com Terimakasih....

Visitor

Diberdayakan oleh Blogger.

rainbow teks

Judul

Terdapat tulisan judul yang berubah, Apakah anda menginginkan nya? Kirim permintaan anda ke "http://spectarius.blogspot.com" Terimaksih....

Flag Country Visitor

Flag Counter

- Copyright © Xpress2 -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -